Entrepreneurship (Kewirausahaan) adalah suatu proses dimana setiap
individual mengejar peluang-peluang yang dianggap akan menghasilkan
keuntungan atau laba. Inti dari kewirausahaan adalah mengidentifikasi
peluang-peluang dan melaksanakan dan mempraktekkan peluang-peluang/
ide-ide yang timbul.Didalam jiwa seorang entrepreneur harus ada kreatifitas, inovasi dan
jiwa kewirausahaan, dimana seorang entrepreneur harus memikirkan
kreatifitas dengan memikirkan hal-hal yang baru yang belum pernah
dibisniskan orang tetapi ada manfaat bagi orang lain, sehingga akan
menimbulkan suatu peluang akan dibeli. Untuk itu perlu juga dilakukan
inovasi, yaitu mengerjakan hal-hal yang baru tersebut yang merupakan
hasil dari kreatifitas, sehingga menghasilkan suatu produk yang
bermanfaat dan bisa menjadi konsumsi orang. Jiwa kewirausahaan harus ada
dengan dapat melihat prospektif kedepan, bisnis apa yang akan
menghasilkan peluang dan keuntungan dengan memikirkan strategi-strategi
penjualan dan pengembangan produk serta gagasan-gagasan untuk memecahkan
masalah bisnis.
Setiap entrepereneur bisa menghasilkan keberhasilan atau kegagalan dalam
bisnis, untuk itu perlu diperhatikan hal berikut bagi para entrepreneur
yang ingin meminimalisasi kegagalan, yaitu :
- Kenalilah bisnis anda secara mendalam,sehingga banyak disarankan
lakukan kegiatan bisnis yang sesuai dengan hobby anda, keahlian anda dan
pengalaman anda.
- Kembangkan rencana bisnis dengan matang, dengan memikirkan aspek
resiko-resiko bisnis. Analisalah bisnis anda dengan melakukan survey
pasar, analisis proyeksi bisnis dan studi kelayakan bisnis.
- Kelolalah sumber daya keuangan dengan baik dan maksimal, sehingga dapat diminimalisasi kerugian.
- Pahami laporan keuangan, agar mengetahui posisi keuangan dari bisnis yang kita jalankan, apakah laba atau rugi.
- Belajarlah mengelola orang secara efektif, sehingga dapat mempekerjakan orang secara maksimal dengan hasil yang juga maksimal.
- Menjaga kondisi fisik dan mental yang baik,agar dapat
melaksanakan aktifitas bisnis dengan baik. Fisik dan mental tidak
baik,maka hasil bisnis juga akan tidak baik. Bergerak dibidang bisnis,
akan cenderung mengalami kerugian atau kegagalan, untuk itu menyadari
jika terjadi kegagalan, tidak akan membuat menjadi lumpuh dan semangat
serta bangkit kembali.
Selain keberhasilan, para entrepreneur juga memungkinkan untuk gagal
dalam menjalankan bisnisnya, dimana kegagalan tersebut disebabkan oleh :
- Ketidakmampuan manajemen dalam menjalankan kebijakan-kebijakan yang telah direncanakan.
- Kurang berpengalaman dan tidak mau belajar dari pengalaman orang lain.
- Pengendalian dan pengaturan keuangan yang tidak baik.
- Pemasaran yang lemah dan tidak agresif.
- Kegagalan dalam mengembangkan rencana strategis.
- Pertumbuhan yang tidak terkendali dengan baik.
- Pengendalian persediaan, baik itu bahan baku atau barang jadi yang tidak baik.
- Harga produk yang ditetapkan tidak baik, karena kurangnya riset pasar.
- Kurangnya inovasi.